Kondisi Bidang kesehatan Kabupaten Kudus


Peningkatan sarana kesehatan sangat di perlukan sebagai upaya dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain pemerintah, peran swasta dalam menunjang sarana kesehatan juga cukup tinggi. Pada tahun 2014 untuk jumlah Rumah Sakit Umum Pemerintah ada sebanyak 2 buah, sementara Rumah Sakit Umum Swasta ada sebanyak 5 buah. Sarana kesehatan yang lain adalah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), yang merupakan sarana kesehatan yang terjangkau dan dapat menunjang kesehatan masyarakat hingga pedesaan. Pada tahun 2014 jumlahnya mencapai 19 buah, selain itu masih terdapat beberapa sarana kesehatan lainnya, seperti Puskesmas Pembantu, Puskesmas Perawatan, Puskesmas Keliling dan Balai Pengobatan yang tersebar di seluruh kecamatan. Apotik dan toko obat merupakan sarana penyediaan obat yang mudah dijangkau oleh masyarakat. Pada tahun 2014, terdapat 113 apotik dan 9 toko obat. Semua kecamatan memiliki apotik/toko obat dan sebagian besar berada di Kecamatan Kota. Jenis penderita penyakit tertentu menurut Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus tahun 2014 banyak menyerang penduduk adalah penyakit Diare sebanyak 14.780 orang dan Demam Berdarah sebanyak 438 orang.Kegiatan lain yang dilaksanakan instansi tersebut adalah penimbangan balita yang merupakan salah satu indikator kesehatan anak, pada tahun 2014 tercatat sebesar 93,41 persen dari balita yang ditimbang berstatus gizi baik, kemudian 3,94 persen gizi kurang dan 0,60 persen berstatus gizi buruk.

Banyaknya Pusat Kesehatan Masyarakat

No Kecamatan Puskesmas Puskesmas Pembantu Puskesmas Perawatan Puskesmas Keliling Balai Pengobatan Rumah Bersalin
1 Kecamatan Kaliwungu 2 2 2 12 0 0
2 Kecamatan Kota 3 4 0 13 0 0
3 Kecamatan Jati 2 5 0 3 0 0
4 Kecamatan Undaan 2 4 1 2 0 0
5 Kecamatan Mejobo 2 4 2 1 0 0
6 Kecamatan Jekulo 2 7 2 6 0 0
7 Kecamatan Bae 2 3 0 1 0 0
8 Kecamatan Gebog 2 5 1 4 0 0
9 Kecamatan Dawe 2 6 2 10 0 0

{ Sumber data : Kudus Dalam Angka 2015}


SPGDT (Sistem Penanganan Gawat Darurat Terpadu Kabupaten Kudus )


Saat ini telah dikembangkan layanan informasi terpadu untuk data layanan kesehatan rumah sakit / puskesmas di kabupaten kudus berupa portal yang bisa di akses secara online. Layanan ini mencakup juga informasi mengenai ketersediaan kamar kosong, informasi fasilitas dan layanan serta informasi mengenai dokter jaga.Dengan sistem seperti ini masyarakat bisa mengetahui secara persis ketersediaan layanan kesehatan . Masyarakat pun akan semakin dimudahkan dalam menentukan jenis layanan yang akan digunakannya, ujarnya. Ke depan, akan dilakukan pengembangan aplikasi mencakup integrasi sistem untuk semua rumah sakit dan puskesmas di kabupaten kudus dan informasi data layanan kesehatan melalui berbagai media komunikasi, seperti website, telepon dan sms.